- Back to Home »
- Berita , Politik , Rakyat »
- Terima Kasih dan Mohon Maaf Untuk Para Pendukung JANUR (H.M. Jaya - Alimuddin Nur)
Posted by : Unknown
Friday, April 19, 2013
![]() |
| Saya bersama Bapak H.M. Jaya |
Terima kasih dan mohon maaf untuk para pemilih, pendukung, simpatisan, dan loyalis "JANUR" (
Saya Ir. Alimuddin Nur, calon Wakil Walikota
Palopo yang waktu itu berpasangan dengan Kakak saya, Bapak H.M. Jaya dengan tagline
"JANUR" pada Pemilukada Palopo 2013, dengan nomor urut 8 (DelaPAN). Saya secara pribadi sangat berterima kasih kepada para loyalis, pendukung,
simpatisan dan pemilih JANUR atas perjuangan kita selama ini.
Saya berterima kasih
atas usaha-usaha saudaraku semua, yang telah mendukung kami. Hari-hari
saudaraku yang penuh keringat untuk sebuah tujuan dan harapan mempercepat
pencapaian kesejahteraan rakyat, sangat membuat saya terharu. Kita berjuang
bersama JANUR, dengan ide-ide perubahan dan paham bahwa, Palopo harus dipimpin
oleh orang yang berpengalaman. Saya sebagai saudara kita semua, yang berkarier
di dunia politik untuk sementara saya diberi Amanah untuk menjadi Wakil Ketua
DPRD. Sementara Saudara kita, Orang tua dan Kakak Kita, Bapak H.M. Jaya sebagai
orang yang mengerti dibidang pemerintahan, yang saat itu menjabat sebagai
Sekretaris Daerah Kota Palopo. Sebuah paket yang layak untuk memimpin Palopo.
Namun ternyata setelah Perhitungan suara, hasilnya tidak seperti yang kita
harapkan. JANUR berada di peringkat ketiga, dengan selisih sekitar 1000 suara. Sungguh sebuah hasil Pilkada yang ketat. Meskipun tidak sesuai dengan harapan,
itu adalah keinginan rakyat yang harus kita hargai dan junjung tinggi. Hasil
ini adalah sebuah wujud hidup berdemokrasi. Maka, kepada siapa lagi saya
berterima kasih kecuali kepada para loyalis, pendukung, simpatisan dan pemilih
JANUR. Terima kasih atas tetesan keringat yang telah kita keluarkan serta kerja
keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas kita.
Terima kasih teriakan-teriakannya,
terima kasih jamuan-jamuannya, bantuan-bantuannya, senyum ramahnya, terima
kasih atas pengorbanan waktu, fikiran dan tenaganya. Terima kasih atas
semangatnya, kerja kerasnya. Selain itu, saya dari hati yang paling dalam,
memohon maaf atas hasil akhirnya, atas tangisan-tangisannya, kekecewaannya,
ketidakpuasannya, inilah resiko dan konsekuensi dari sebuah perjuangan. Kita
hanya kalah dalam perhitungan suara, tapi JANUR tidak pernah kalah dalam semangat,
visi dan ide untuk perubahan bagi Kota Palopo yang lebih baik.
Evaluasi mengenai
hasil perjuangan JANUR, cukup menjadi modal belajar politik kita. Pelajaran
perjuangan politik yang bisa kita peroleh adalah, bahwa untuk menang dalam
sebuah kontestasi pilkada, kita harus benar-benar siap, bukan hanya siap niat,
tapi juga menyiapkan segala hal hingga hal terkecilnya. Perencanaan yang
matang, komunikasi politik, strategi pemenangan, pengkondisian basis massa , kampanye media massa , penganggaran dana ,
manajemen saksi, antisipasi kecurangan pilkada, organisasi sayap, efektifitas
kampaye dan beberapa hal lainnya, adalah poin-poin pemebelajaran kita. Meskipun
bukan JANUR pemimpinnya (karena itu adalah kehendak Yang Kuasa dan pilihan
rakyat), bagi saya, mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota Palopo adalah
tujuan utama. Maka, bila ada pemimpin yang mampu mewujudkan tujuan tersebut,
harus kita dukung, namun bila tidak,
mari kita luruskan kepada tujuan utama dengan cara kita masing-masing.
Terima kasih yang tak terhingga
untuk saudaraku, orang tua, adik-adikku, dan anak-anakku atas segala
pengorbanan kita, Insya Allah niat suci ini mendapat imbalan Pahala dari Allah
SWT, Amin dan Mohon Maaf bila ada ucapan, tindakan dan sentilan saudaramu ini
yang tidak berkenan.
Terkadang politik
memang keras sehingga kita harus menyiapkan diri kita sebaik-baiknya. Dunia
politik menjadi baik ketika berisi oleh orang-orang baik. Begitupun sebaliknya,
akan menjadi jahat bila dunia politik berisi orang-orang jahat.
.jpg)
Tabe' Saudaraku... Hidup JANUR...
ReplyDeleteassalamu alaikum wr.wb.. apa yang tertulis di atas adalah sebuah untaian kalimat yg penuh makna, makna akan arti persaudaraan, makna akan arti kesetiaan dan makna akan arti pengorbanan dlm sebuah perjuangan... JANUR tidak pernah kalah dan tidak akan pernah hilang dari sejarah Kota Palopo, JANUR selalu ada dalam jiwa dan akan hidup selamanya dalam sanubari... melalui media ini sebagai protokoler tim JANUR saya ingin menyampaikan permohonan maaf jika selama proses suksesi ada hal yang kurang berkenan dari tutur kata dan sikap karena sesungguhnya hal itu bukan kesengajaan melainkan ketidak sempurnaan saya sebagai manusia biasa, dan atas segala jerih payah kita dalam memperjuangkan JANUR sy ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya... saya yakin dan percaya bahwa ALLAH SWT punya rencana yang lebih baik kepada mereka berdua di masa yang akan datang.. wassalam
ReplyDelete